Bayt Al Quran dan Museum Istiqlal
TUGAS ILMU BUDAYA DASAR
“Bayt Al Quran dan Museum
Istiqlal”

1KA13
Nama Kelompok:
-
Argia Yusuf (11116027)
-
Adam Tyas Yoerza (10116089)
-
Bungky Mahardika (11116497)
-
Harris Indra (13116227)
-
Nadira Fitri
Zakiah H ( 15116270 )

Untuk memulai perjalanan menuju Taman Mini Indonesia
Indah (TMII) masing-masing dari kami pergi dengan menggunakan kendaraan pribadi
dan juga angkutan umum. Sebelumnya pada
pukul 11.00 WIB kami semua bersepakatan sudah kumpul bersama di Tugu Monas
TMII. Setelah sampai TMII kami membayar tiket masuk dengan
harga per-orang sebesar Rp 10.000,- ; Motor seharga Rp 6.000,- dan Mobil
seharga Rp 10.000,-. Dan setelah semua
kumpul, kami langsung melanjutkan
perjalanan kami dengan berjalan kaki untuk menuju Bayt
Al-Quran dan Museum Istiqlal.
Setelah sampai museum
tersebut kami tidak diminta untuk membeli tiket masuk karena untuk masuk Bayt
Al-Quran dan Museum Istiqlal tersebut gratis. Dan setelah itu kami memulai
tour kami untuk menelusuri Bayt Al-Quran dan Museum Istiqlal.

Bayt Al-Qur'an dan museum Istiqlal (BQ & MI) merupakan
kesatuan dari dua lembaga yang berbeda. Bayt Al-Qur'an yang berarti rumah
Al-Qur'an dengan materi pokok berupa peragaan yang berkaitan dengan Al-Qur'an,
sedangkan Museum Istiqlal menampilkan hasil-hasil kebudayaan Islam Indonesia.
Tempat ini berada di atas sebidang tanah dengan
luas 20.013 m2 yang terbuka untuk umum
bersamaan dengan saat peresmian oleh Presiden Soeharto pada tanggal 20 April
1997. Museum ini mempunyai tujuan untuk menampilkan Islam sebagai pemersatu
bangsa dari berbagai etnik di Indonesia dengan menampilkan ajaran budaya Islam
Indonesia yang berkualitas dan kreatif dalam upaya untuk memantapkan jati diri
bangsa, menampilkan wajah Indonesia yang mempunyai penduduk muslim terbesar di
dunia dalam percaturan internasional melalui kajian sejarah perkembangan ajaran
Islam dan implementasinya dalam seni dan budaya, menyampaikan makna yang lebih
mendalam tentang tentang ajaran Islam dan karakter kebudayaannya yang bersifat
terbuka, otentik, toleran, progresif dan cosmopolitan, dan sebagai pemicu untuk
pengkajian ajaran dan kebudayaan Islam secara khususnya di Indonesia dan
umumnya di Asia Tenggara.
Karya-karya unggulan para ulama dan intelektual
muslim Nusantara sejak abad ke-17 sampai ke-20 yang bernilai historis dapat
disaksikan disini. Warisan budaya berupa musyaf, manuskrip Al-Qur'an,
arsitektur, seni rupa Islami yang memiliki keindahan seni juga tersimpan. Bayt
Al-Qur'an dan museum Istiqlal, memang menghadirkan pesona untuk direnungkan.
Ruang pamer Bayt Al-Qur'an menghadirkan beragam
seni mushaf dari dalam dan luar negeri, seperti mushaf istiqlal yang menjadi
primadona pada festifal Istiqlal tahun 1995, Mushaf Wonosobo yang merupakan
terbesar, hasil karya dua orang santri asal pondok pesantren Al-Asy'ariah,
Wonosobo, Jawa Tengah, Mushaf Sundawi yang menampilkan iluminasi ragam hias
khas Jawa Barat, dan mushaf Malaysia yang menampilkan ragam hias khas Malaysia.
Ditampilkan pula Al-Qur'an standar Departemen
Agama RI, Al-Qur'an biasa dan braille untuk umat Islam tunanetra. Disajikan
juga Al-Qur'an interaktif dalam bentuk perangkat lunak (software) computer yang
dapat diopersaikan secara digital seperti program-program computer lainnya.
Ruang
peraga museum Istiqlal menyimpan dan menampilkan benda-benda budaya yang telah
berabad-abad usianya, menembus peradaban suku, bahasa, daerah dan adat-istiadat
di Indonesia. Kejayaan historis masa lalu dan masa kini berbaur dalam suatu
peristiwa. Manuskrip Al-Qur'an, benda-benda tradisi dan warisan, arsitek, seni
rupa kontemporer, serta benda Islmai lainnya, semua tersimpan disini, sebagai
hasil implementasi dan aplikasi budaya yang bersumber dari Al-Qur'an.
Bangunan ini memiliki 4
lantai dengan lingkungan yang jauh dari polusi. Selain itu, tempat ini juga
memiliki fasilitas ruangan yang lengkap seperti ruang serba guna (main hall),
auditorium, audio visual, ruang kelas, pameran, balkon, dan lain-lain. Semua
itu dapat digunakan untuk mengadakan kegiatan seperti seminar, pertunjukan,
pameran, perlombaan, forum ilmiah, syukuran, dan lain-lain.
![]() |




Pengertian Mushaf Istiqlal



Komentar
Posting Komentar